Domain .my.id Susah Terindeks? Penyebab & Solusinya

Domain my.id susah terindeks di Google Search Console karena sitemap dan canonical bermasalah
Studi Kasus Blogger

Domain .my.id banyak dipilih blogger Indonesia karena murah dan mudah didaftarkan. Namun dalam praktiknya, tidak sedikit pemilik blog berbasis Blogger + domain .my.id mengalami masalah serius: artikel tidak kunjung terindeks, sitemap sulit terbaca di Google Search Console, bahkan meskipun status sitemap terlihat berhasil.

Artikel ini membahas penyebabnya secara rinci, berdasarkan kasus nyata Blogger dan laporan Google Search Console, agar mudah dipahami dan bisa langsung dijadikan panduan perbaikan.


Daftar isi

Apa yang Terjadi Saat Domain .my.id Sulit Terindeks?

Pada banyak kasus Blogger dengan domain .my.id, kondisi yang sering muncul adalah:

  • Sitemap berhasil dikirim (status Success)

  • Tidak ada error fatal

  • Tetapi jumlah URL terindeks = 0 atau sangat sedikit

  • Search Console menampilkan peringatan seperti:

    • Discovered – currently not indexed

    • Duplicate, Google chose different canonical

    • Sitemap read but has errors

Masalah ini bukan satu penyebab tunggal, melainkan gabungan faktor teknis dan non-teknis.


Reputasi Awal Domain .my.id di Mata Google

Secara resmi, domain .my.id adalah domain Indonesia di bawah PANDI. Namun Google menilai domain bukan hanya dari legalitas, melainkan dari pola penggunaan global.

Mengapa Domain Murah Lebih Lama Dipercaya?

Karena harga domain .my.id sangat murah, domain ini sering digunakan untuk:

  • Blog spam

  • Situs percobaan

  • Redirect ilegal

  • Auto content

Akibatnya, Google menerapkan filter kepercayaan awal (initial trust filter) yang lebih ketat. Bukan berarti diblokir, tetapi:

Domain .my.id baru tidak langsung mendapatkan crawl dan indeks agresif.


Usia Domain Masih Terlalu Muda

Pada kasus Blogger, banyak pemilik blog langsung:

  1. Membeli domain .my.id

  2. Pasang ke Blogger

  3. Upload 2–5 artikel

  4. Submit sitemap

Lalu berharap artikel langsung muncul di Google.

Bagaimana Google Memperlakukan Domain Baru?

Untuk domain baru (terutama .my.id), Google akan:

  • Crawling terbatas

  • Menguji stabilitas situs

  • Mengevaluasi konsistensi URL

Jika dalam fase ini ditemukan sinyal teknis bermasalah, indeks akan ditunda meskipun sitemap valid.


Sitemap Blogger Sering Menjadi Sumber Masalah

Pada Blogger, sitemap sebenarnya berasal dari feed Atom, bukan file sitemap statis murni.

Masalah Umum Sitemap Blogger di Search Console

Beberapa masalah yang sering terjadi:

  • Namespace XML tidak lengkap

  • URL sitemap bercampur http & https

  • www dan non-www tidak konsisten

  • Feed pagination error (404 pada atom.xml tertentu)

Akibatnya, Search Console menampilkan status:

  • Sitemap read but has errors

  • Discovered URLs: 0

Untuk domain .my.id baru, satu error kecil ini bisa membuat Google menahan proses indexing seluruh situs.


Konflik Canonical URL (Kasus Umum Blogger)

Ini adalah penyebab yang sangat sering terjadi pada Blogger dengan custom domain.

Contoh Konflik Canonical

  • Sitemap: https://www.domain.my.id/post.html

  • Canonical halaman: https://domain.my.id/post.html

  • Redirect Blogspot belum sepenuhnya sinkron

Google melihat ini sebagai URL duplikat, lalu memilih sendiri canonical versi lain.

Hasilnya di Search Console:

  • Duplicate, Google chose different canonical

  • URL tidak masuk indeks meskipun ditemukan


Robots.txt dan Meta Robots Terlalu Ketat

Banyak blogger menerapkan pengaturan SEO agresif sejak awal.

Kesalahan Umum Robots di Domain Baru

  • Arsip: noindex

  • Label: noindex

  • Halaman pencarian: noindex

  • Tag tertentu ikut terblokir

Akibatnya:

  • Google hanya menemukan sedikit URL valid

  • Crawl budget sangat kecil

  • Sitemap terlihat kosong

Untuk domain .my.id baru, kondisi ini membuat Google tidak cukup data untuk percaya pada situs.


Konten Awal Belum Cukup Meyakinkan

Faktor non-teknis yang sering diremehkan.

Pola Konten yang Sulit Diindeks

  • Artikel terlalu pendek

  • Topik umum dan pasaran

  • Tidak ada internal link

  • Tidak ada update lanjutan

Google bekerja dengan prinsip kualitas:

Apakah situs ini layak disimpan di indeks?

Jika sinyal kualitas belum kuat, sitemap hanya dianggap sebagai informasi, bukan perintah indeks.


Submit Sitemap Bukan Jaminan Indeks

Ini adalah kesalahpahaman paling umum.

Fungsi Sitemap Sebenarnya

  • Memberi tahu URL yang ada

  • Membantu struktur crawling

  • Bukan jaminan URL masuk indeks

Pada domain .my.id, sitemap hanyalah langkah awal. Keputusan akhir tetap di Google.


Langkah Praktis Agar Blog .my.id Tetap Layak Diindeks Google

Langkah praktis tersebut agar artikel tetap bisa diindeks pertama Anda salin tautan url blog Anda, kemudian Anda pergi ke search console dan inspect url dengan menambahkan ?m=1 dibelakangnya contoh : https://www.opreksantai.my.id/2026/01/dasar-seo-untuk-pemula-on-page-off-page.html?m=1 dan jalankan live url dan minta indeks.

Kemudian setelah itu Anda pergi ke setelan search console dan recarwl robots.txt agar artikel bisa terbaca dan diindeks, cara ini adalah cara yang saya lakukan untuk langkah praktis agar artikel layak di indeks.

Kesimpulan

Domain .my.id tidak bermasalah, tetapi:

  • Memiliki ambang kepercayaan awal lebih tinggi

  • Sangat sensitif terhadap kesalahan teknis

  • Butuh konsistensi URL, sitemap, dan konten

Kasus Blogger + Search Console menunjukkan bahwa masalah indeksasi biasanya muncul karena gabungan usia domain, konflik canonical, sitemap feed, robots terlalu ketat, dan konten awal yang lemah.

Dengan perbaikan teknis yang rapi dan konten yang konsisten, domain .my.id tetap bisa terindeks normal semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk para pembaca.

Posting Komentar